Minggu, 12 Juli 2015

Salam Blogger


Salam penikmat Blogger pakdegemblong.blogspot.com

Salam sejuta hormat kami pada anda sekalian, saat ini sejak Desember lalu, admin tak lagi aktif mengisi blog ini. Karena admin sedang fokus menggarap blog yang lain dan sendang aktif menulis buku.

selanjutnya, terimakasih dan selamat menulis

Senin, 27 April 2015

Alirannn...Alirannn



Pertanyaannya :
1.      Firman, “wama romaita idz romaita walakinnallaha roma” Bagaimana maknanya ayat tersebut dan kaitkan dengan konsep perbuatan manusia dalam pandangan aliran kalam Qadariyah?
2.      Allah memiliki sifat Baqa’ (kekal) dan disisi lain allah mensifati surga dan neraka juga dengan kekekalan. Lalu dimana letak perbedaan kekekalan tersebut?
3.      Allah menciptakan segala yang ada di bumi dengan berpasang-pasang. Apa kebalikan konsep al manzilatu bainal manzilatain dalam perspektif aliran kalam Mu’tazilah. Lalu jelaskan latar belakang tibulnya dasar tersebut?

Senin, 23 Maret 2015

Motivasi Menulis

Menulis bukan sekedar Hobi tapi menulis adalah makan dari pemikiran masa kini. Jikalau lupa akan pena, maka disitulah pemikiranmu kehausan. Jika engkau membiarkannya, maka di sanalah si bijak dengan kekejaman kuasasanya. Membuangmu kedasar jurang keluh kesah hingga tiada tahun kau ketahui lamannya.

Minggu, 15 Maret 2015

Larinya Sesembahan Ke Mana?



Sebenarnya Tuah pun memuji alam sejagat dan dimensi sejagat. Begitu pun sebaliknya.
Kala fajar dan pecahan purnama tiba selalu saja begitu. Mana mata, mana telinga, mana jiwa yang haus akan kedekatan, mana intisari yang menginti pada setiap posisinya.

Sayatan Jaman kian Memaksa

Kerinduan dalam meja Keadilan jaman terus menggerus telinga yang sadar dalam bisunya. meskipun tiada keraguan tuk memutuskan tetap saja Ia membisu gila tanpa patahan kata.
Dimana keadilan jaman hanya dimiliki para pembisnis, pemodal dan pemerintah. sisa-sisa jasat hidup terkubur oleh jarum jam yang kian melintas pasti.

JAMAN DI KERAJAAN TANAH

Begitu pun kejamnya Jaman menitih Malunya yang berkebun Anggur. Lupa akan silamnya sejarah awal kala itu. Dimana akan lari saat-saat tiada lagi kemauan karna tak lag bisa mau, itulah adanya nanti. Terdiam tanpa Obsesi yang tinggal terekam keadaan suara disamudra kerajaan dalam tanah.

Sabtu, 25 Oktober 2014

Dimanakah Wujud Pengaduan Pelayanan ?


Bagaimanakah menurut anda tentang manajemen sistem pengelolaan pengaduan pelayanan di instansi anda? Baik dalam bentuk pengaduan pelayanan secara online atau manual ?

       Mungkin, bagi sebagai mahasiswa, dosen, kariyawan, satpam dan lainnya. Masalah pelayanan tak begitu diperdulikan. Tapi lain halnya bagi mereka yang sering menuntut kesempurnaan dan ketepatan kinerja. Jelas kedua hal yang berbeda titik temu. Yang satu dengan krangka berfikir apatis, jenuh atau pasrah. Sedang satunya dengan krangka berfikir disiplinisasi, keadilan dan amanah. Namun, keduanya tak dapat dipersalahkan, karena keduanya memiliki hak asasi serta alasan masing-masing.
       Sebagai contoh kajian. Seperti inilah sisi lain masalah pelayanan di kampus teman saya. Beberapa lembaga pengaduan pelayanan di kampusnya tak berfungsi normal. Tak jarang sebagian kariyawannya suka marah-marah dengan alasan dasar yang tak logis.

Rabu, 22 Oktober 2014

Prof, Sini Lho…!!!

Keterbukaan Perbandingan
       Untuk mahasiswa Ekonomi Syariah, para pengajar, dan orang tua mahasiswa, “Bagaimana menurut anda jika Program Studi Ekonomi Syariah (Prodi Es) mengawali pembaharuan tenaga pengajar? Maksudnya, jika yang mengajar mahasiswa Es adalah seorang professor?
       Prodiku memang belum lama berdiri. Belum juga menelurkan lulusan di pasaran ketenaga kerjaan. Pasalnya UTM menjadi pelopor pertama di Madura sekelas perguruan tinggi negeri umum yang memiliki prodi Es.
       Namun jangan mencoba bertanya berapa banyak peminatnya. Jelas tak dapat diragukan. Selama kurun waktu 2011-2014 kurang lebih 500 mahasiswa telah tertampung didalamnya. Belum yang ditolak ! Wah pastinya ribuan selama empat tehun terakhir ini. 500 ! Banyakkan. Jika anda menjawab tidak. Mungkin nanti dapat kami jelaskan selanjutnya.

Tanpa Maksud, Memutar Perenungan

      Prodiku bersatu padu dalam sebuah fakultas. Menenggelamkan visi-misi dalam kesatuan. Jauh dari lahir batin aku senang mendengar kita punya fakultas. Sebentar saja. Setelah itu tangisan dari masa depan mendekatiku dan membisikiku. “Akan tiba masanya yang menempelkan Organisasian Mahasiswa (Ormawa) di dinding-dinding ketakwibawaan ibarat loper tenaga outsourcing. Kursi kedikdayaan bak nasi yang dikelilingi manusia kelaparan. Bila Ormawa bersaing dalam Seminar. Bila prodi bersaing mengadakan acara dan program kerja demi akreditasi dan lembaran muka prodinya masing-masing. Tak hanya itu, birokrasi menyelubung kelangit-langit transparansi serta keadilan hingga hampir hilang wujudnya. Persaingan adu kedudukan bermunculan. Saling rebut kursi demi kekuasaan dari tingkat mahasiswa hingga karyawan. Saling iri saling lempar salah.

Rabu, 15 Oktober 2014

PERISTIWA DALAM...

    Manusia menggagas Peristiwa. Mengadu dan menyimpan Peristiwa. Dalam kegelapan berdampingan Malam mereka berkiprah berebut peristiwa.
       Ada hukum yang tinggal sepenggal ujung pena. Pemilik hukum gagap kehilangan nyali dalam praksisnya. Walau tahu baik buruk mereka berlaga ibarat drama teater.
    Ada tokoh agama dalam nyata. Tapi sayang seperti bahan peladak wujudnya. Menunggu kapan waktu yang tepat meladakkan dirinya.

Selasa, 07 Oktober 2014

HUT TNI 69 : Kami Rindu Keamanan Bangkalan

Minggu lalu ribuan tentara singgah di Kampusku. Maklum ada acara ultah TNI ke 69. Siang malam puluhan TNI berpatroli baik di sekitar atau pun di luar kampus. Nyaman rasanya. Aman suasananya. Ibarat, kita seperti hidup dalam sebuah rumah megeh dengan beberapa satpam yang benar-benar bekerja sesesuai porsinya. Apalagi saat para tentara berkeliaran memantau di area Kamal, Socah dan Labang.
Namun sayang, setelah tanggal 7 Oktober para tentara pun pergi. Karena acara peringatan HUT telah usai. Dan suasana sekitar kampus kembali seperti ke awal lagi. Penuh desas-desus ketidak amanan. Mulai pembegalan motor mahasiswa, dosen, masyarakat sipil, kembali menjarah lagi. Seperti yang telah lalu, bila ada pembegalan, tak seorang pun pelaku pembegalanan dapat ditangkap. Walau sebenarnya kemarin di Socah pernah ada pembegalan bermotor yang di lumpuhkan oleh pluru polisi. Tapi itu pun setahun sekali rasanya.

Jumat, 03 Oktober 2014

MEMAHAMI KUALITAS Pembangunan

  
   Setelah usai menggarap gedung RKB E dan F, Rektorat, Asrama dan Cakra. Kini, UTM mulai memfokuskan pada pengadaan taman kampus. Taman tersebut berada di pusat kampus. Yang sebelah timurnya berbatasan dengan gedung Cakra; selatan, dengan gedung Ruang Kuliah Bersama (RKB) A, B dan D; barat, dengan gedung pusat (Rektorat baru); dan utara, dengan fakulatas Tehnik dan RKB C.
       Rasanya lebih mempercantik pandangan. Dan master plan kampus, semakin lengkap wujudnya.
       Sudah hampir dua bulan setengah proses penggarapan tersebut berlangsung. Mulai dari pengalihan kinerja ke pemborong, mendatangkan penggarap (kuli bangunan), pemenuhan stock kasar pembangunan, penggurukan-perataan tanah, penggalian pondasi taman dan banyak lagi.

Senin, 29 September 2014

SALING MENGERTI SEJAK AWAL

Mungkin kemarin, beberapa penduduk di kampus kita telah mendengar suatu hal. Berkumpulnya sekelompok mahasiswa, ratusan jumlahnya. Sedang berjalan dari gedung Ruang Kuliah Bersama (RKB) D dan berhenti di gedung pusat bangunan kampus kita. Mereka berteriak-teriak. Lalu setelah itu pindah ke depan fakultas Pertanian. Itu dilakukan demi menutut hak. Agar kenyamanan dan ketenangan serta kemudahan dalam mengakses dunia perkulihan. Itulah yang mereka harapkan.
Inilah sekama dunia. Setiap kebijakan yang dibuat seringkali mendatangkan pro-kontra. Itu hal biasa. Dan setiap dari golongan mereka tentu mempunyai garisnya sendiri-sendiri untuk memenuhi yang mereka anggap baik dan benar.

KEBERANIAN sang KATAK

Kambing gembala di padang savana yang manakah nantinya dapat menjadi singa. Angin ribut seperti apakah yang dapat berubah menjadi angi sepoi-sepoi lalu merubah savana lunglai dapat berdiri tegak dengan bentuk tulang belulangnya. Dan air bah yang mana yang dapat berubah menjadi gengangan air hujan yang kadang membanjiri lalu cepat sekali kering. Agar padang tandus itu menjadi penuh tumbuhan dan tanah berhumus.

HIRUK-PIKUK HIPOTESIS (Informasi)

Semua orang tentu memiliki pola dan cara yang berbeda-beda dalam mencapai titik ujung pemikirannya. Sehingga ia dapat menyimpulkan sesuatu yang dilihat, dirasakan, didengar dan dipikirkan. Terkadang proses pencapaian itu pun membutuhkan pengorbanan harta, waktu, keluarga serta pertemanan.
Menuju sebuah titik ujung pemikiran hingga mencapai hipotesis jelas tidak semudah membalikan telapak tangan. Semuanya memerlukan cara dan strategi khusus (metode). Pabila metode yang digunakan dalam mencapai kurang tepat maka hasilnya juga kurang sempurna. Anak kecil yang baru tahu rasanya anggur dapat menyimpulkan kalau rasanya anggur itu manis, tentu ia melalui berbagai metode. Percobaan dan menikmati.

Kamis, 25 September 2014

kita, LUPA atau TIDAK, dengan 29 September !

Kabar Mahasiswa
       Menjelang hari Sarjana Nasional. Tanggal yang yang jatuh di 29 September. Apa yang akan anda fikirkan apabila anda seorang mantan dan bahkan masih sebagai seorang mahasiswa. Jelas anda memiliki pemahaman dan alasan tersendiri mengenai tanggapan pertanyaan saya.
       Mungkin, tak banyak orang mengerti adanya peringatan hari tersebut bahkan seorang mahasiswa sekali pun. Karena hari nasional ini masih dini rasanya. Bahkan penulis pun sampai hari ini belum tahu pasti kapan mulai diresmikannya hari nasional tesebut. Apakah era orde lama (orla), orde baru (orba), reformasi, atau paska reformasi. Parahnya, sejarahnya saja juga tak tahu.

Senin, 22 September 2014

BANTARAN CANDANA SAUDARAKU

Candana ! Tak ada abdi dalem di sebuah bantaran. Wilayah selebar tanah pacuan, penuh kehangatan peristiwa. Dari kejauhan wilayah itu menyala-nyala. Terlihat saling senyum tawa-bahagia kedua manusia dibalik kamarnya. Dialah saudaraku yang sedang bertugas mengantarkan kehendak dari negeri kebodohan.

Sabtu, 20 September 2014

Resensi Buku Riwajat Indonesia (Prof. DR. Poerbatjaraka)


Judul Buku      : RIWAJAT INDONESIA
Pengarang       : karya Prof. DR. Poerbatjaraka
Edisi                : Jilid Satu
Penerbit           : Jajasan Pembangunan Djakarta
Tebal Buku      : 66 Halaman
Tahun Terbit    : -
Tebal Kertas     : -

GAZEBO, Dukung Wajah Baru UTM

Siapa pun tentu mengidamkan suasana yang memberikan kenyamanan pada dirinya. Sedang untuk menciptakan kenyamanan setiap orang mempunyai cara masing-masing. Salah satunya, melalui sebuah pola penempatan diri di suatu tempat yang hijau lagi alami. Karena secara psikologi, tempat yang demikian dengan dihiasi berbagai tanaman serta pepohonan dapat memberikan ketenangan pada susasana perasaan seseorang akibat gelombang syaraf yang sedang mengalami ketegangan.
Di pendidikan tingkat Universitas pencapaian kenyamanan diri melalui pola tersebut dapat dianggap sangat penting. Sebab, setelah berjam-jam seorang mahasiswa menerima teori dan tugas dari beberpa mata kuliah yang diajarkan tak jarang akibatnya mereka merasa pusing. Lalu ingin mencari tempat bersantai.

Kamis, 18 September 2014

NEW CIKAL BAKAL PELAYANAN KRS-KHS

Kali ini ada trobosan baru yang perlu kita ketahui. Di kampus kita ini, jurusan Agribisnis hampir 90 persen sudah tidak melayani pengambilan serta pengumpulan data hard kopi Kartu Rencana Studi (KRS) dan Kartu Hasil Studi (KHS). Konsep ini diterapkan oleh pemangku kebijakan sekita awal 2013 lalu.
Alih-alih mempermudahkan sistem administrasi, mereka menggagas pelayanan yang lebih efisien dan efektif. Melalui pemanfaatan akun portal akademik trunojoyo.ac.id. Jadi sistemnya, apabila seorang mahasiswa ingin melakukan KRS, mereka tinggal menyentang pilihan mata kuliah yang diiginkan. Setelah itu lanjut ke fase SMS atau telp dosen walinya yang bersangkutan untuk divalidasi (disetujui) data yang telah dicentang. Tak perlu dicetak. Sebab mereka tak ingin seperti dijurusan lain. Yang masih memberlakukan cetak KRS rangkap tiga untuk ditanda tangani dosen wali, lalu di bagikan kepada Fakultas dan dosen wali masing-masing.